Tapanuli Selatan, 14/1/2025, Redmol.id — Berkunjung ke Tabo Sipirok Coffee bukan sekadar menikmati secangkir kopi. Lebih dari itu, tempat ini menawarkan pengalaman menyeluruh: udara sejuk pegunungan, hamparan alam hijau yang menenangkan, serta cerita panjang di balik setiap seduhan kopi berkualitas.
Terletak di kaki Gunung Tor Sibohi, tepatnya di Lingkungan Sumuran, Kelurahan Baringin, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Tabo Sipirok Coffee menawarkan suasana tenang yang langsung terasa sejak pertama kali menginjakkan kaki. Udara bersih tanpa polusi dan panorama hijau di sekelilingnya membuat tempat ini cocok untuk melepas rasa penasaran terhadap Kopi Sipirok.
Akses menuju Tabo Sipirok Coffee terbilang mudah dan nyaman. Dari Kantor Bupati Tapanuli Selatan, perjalanan menggunakan mobil hanya memakan waktu sekitar 15 menit dengan jarak kurang lebih 9,5 kilometer. Jalur yang dilalui pun cukup bersahabat, membuat perjalanan terasa singkat dan menyenangkan. Tak heran jika Tabo Sipirok Coffee kerap menjadi destinasi singgah favorit, baik bagi warga lokal yang ingin rehat sejenak, maupun tamu dari luar daerah yang penasaran menikmati kopi khas Sipirok di tengah suasana alam yang sejuk.
Tabo Sipirok Coffee berdiri sejak tahun 2013, di masa ketika pengolahan (Roastery) Kopi Arabika Sipirok masih bisa dihitung dengan jari. Di balik berdirinya tempat ini ada sosok Mbak Siti Musleha, sang owner, yang menyambut setiap pengunjung dengan ramah dan senyuman hangat. Suasana kekeluargaan langsung terasa begitu kita melangkahkan kaki ke area ini.
Pengunjung akan disuguhkan kopi Sipirok yang menggugah lidah, ditemani aneka makanan ringan yang pas untuk dinikmati sambil bersantai. Yang membuat pengalaman di sini semakin menarik adalah proses pengolahan kopinya. Mulai dari biji kopi mentah (green bean) hingga menjadi biji kopi sangrai siap seduh, semua dilakukan dengan penuh ketelitian. Proses sangrai ini mengubah warna, aroma, dan rasa kopi, serta menentukan karakter rasa—mulai dari light, medium, hingga dark roast—tergantung suhu dan durasi pemanggangan.
Di balik proses krusial ini ada Pak Bambang, roaster Tabo Sipirok Coffee. Ia adalah sosok yang memahami betul karakter biji kopi dan menguasai seni penyangraian. Dengan mengontrol panas, waktu, dan setiap tahapan roasting, Pak Bambang berhasil mengeluarkan rasa dan aroma terbaik dari setiap biji kopi. Tak heran jika kopi produksi Tabo Sipirok Coffee dikenal sebagai produk berkualitas.
Singkatnya, Kopi yang diproduksi Tabo, menawarkan pengalaman rasa yang unik: sentuhan rempah yang kuat, manis yang legit, pahit khas, asam yang rendah, serta aroma yang pekat. Karakter inilah yang membuatnya menjadi favorit para penikmat kopi yang mencari sensasi berbeda dalam setiap tegukan.
Di Tabo Sipirok Coffee, tersedia berbagai jenis kopi Sipirok, baik Arabika maupun Robusta. Khusus Arabika Sipirok, pengunjung bisa memilih beragam varian seperti Premium, Specialty, Natural, Peaberry, Fruity, hingga Kopi Luwak Liar. Tak hanya kopi, Tabo Sipirok Coffee juga menyediakan produk pendamping seperti Gula Semut, Madu, dan Kue Jahe yang cocok dijadikan oleh-oleh khas.
“Saya ingin merek ‘tabo’ menjadi produk yang melegenda sepanjang masa,” ujar Pak Bambang, menyampaikan harapannya.
Dengan perpaduan alam yang sejuk, keramahan pemilik, serta kopi berkualitas tinggi, Tabo Sipirok Coffee bukan sekadar tempat pengolahan kopi (Roastery), melainkan destinasi yang meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang berkunjung. (IAB)
