
Mandailing Natal, 21/12/2025, Redmol. Id – Kerusuhan pecah di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada Sabtu (20/12/2025), ketika massa warga membakar Kantor Polsek Muara Batang Gadis. Aksi ini dipicu kemarahan warga Desa Singkuang yang mendengar kabar bahwa seorang pria yang diduga bandar narkoba dilepaskan polisi, meski sebelumnya ditangkap dan diserahkan warga.
Informasi tersebut tersebar luas, memicu kekecewaan hingga warga mendatangi kantor Polsek dan melakukan perusakan. Bangunan utama kantor dibakar, kendaraan bermotor ikut menjadi sasaran, dan sebuah mobil dinas polisi bahkan digulingkan. Insiden ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan keprihatinan terkait keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.
Di tengah situasi tegang ini, perhatian tertuju pada Kapolsek Muara Batang Gadis, Iptu Akmaluddin, SH. MH. Lahir di Kabupaten Mandailing Natal pada 28 Mei 1985, Akmaluddin memiliki latar belakang pendidikan kepolisian yang kuat, mulai dari Diktukba 2018 hingga SIP 2019, serta pendidikan umum hingga jenjang S2 di Universitas Islam Sumatera Utara pada 2022. Ia memulai karier kepolisian dari pangkat Ibripda pada 2004 hingga mencapai pangkat IPTU pada 2024, dengan pengalaman menjabat Kapolsek Batahan dan Kapolsek Natal.
Meskipun baru beberapa minggu menjabat di Muara Batang Gadis, Akmaluddin dikenal aktif menangani kasus kriminal, termasuk pengeroyokan dan pencurian kendaraan bermotor, serta rutin terlibat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Ia kerap menghadiri acara warga, memimpin upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI, menginisiasi Shalat Subuh berjamaah keliling (suling) bersama personel Polsek, serta ikut dalam kegiatan ketahanan pangan dan bakti sosial pasca-bencana banjir.
Selain itu, Kapolsek Akmaluddin juga aktif mendukung proses demokrasi, seperti pelantikan dan pembekalan Pengawas TPS menjelang Pilkada, serta menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk membangun sinergi menjaga ketertiban masyarakat.
Kerusuhan di Muara Batang Gadis menjadi ujian berat bagi Kapolsek Akmaluddin dan jajarannya. Pihak kepolisian kini terus melakukan penyelidikan dan pengamanan, sembari berupaya memulihkan kondisi dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. (IAB)
